Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia —
Seorang pramugari mengungkapkan Sebanyaknya kebohongan yang kerap disampaikan awak kabin kepada penumpang selama penerbangan. Meski terdengar sepele, hal-hal ini dilakukan demi kenyamanan penumpang dan kelancaran tugas kru pesawat.
Dalam pengakuan anonim kepada eShores, pramugari tersebut menyebut pekerjaan awak kabin tidak sebatas Menyajikan makanan dan minuman. Mereka Bahkan Dianjurkan memastikan keselamatan sekaligus menjaga suasana penerbangan tetap kondusif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebohongan pramugari saat penerbangan
Jadi apa saja kebohongan yang sering diucapkan pramugari terhadap penumpang selama penerbangan? Ini Ia daftarnya, seperti dilansir dari Express:
1. Kebohongan soal kandungan kafein dalam kopi
Ada beberapa hal yang jarang diketahui penumpang. Salah satunya terkait pesanan kopi, terutama di penerbangan malam.
Ketika penumpang kelas Usaha meminta kopi di malam hari, awak kabin kerap Menyajikan kopi tanpa kafein, tetapi tidak memberi tahu penumpang.
“Ketika penumpang kelas Usaha meminta kopi di penerbangan malam, saya Akan segera membuatkan kopi tanpa kafein Supaya bisa mereka bisa lebih mudah tertidur,” ujar sang pramugari.
2. Kebohongan soal suhu di kabin
Tak hanya soal kopi, suhu kabin pesawat Bahkan menjadi hal lain yang sering menjadi kebohongan pramugari kepada penumpang. Kabin pesawat dikenal dingin, tetapi ketika penumpang meminta suhu dinaikkan permintaan tersebut belum Niscaya Sungguh-sungguh dilakukan.
“Ketika penumpang meminta suhu kabin dinaikkan, kami berbohong dan mengatakan, ‘ya kami Akan segera menaikkannya,’ tetapi Pada dasarnya kami tidak melakukannya karena kami merasa gerah saat berjalan-jalan,” katanya.
Oleh karena itu, penumpang disarankan membawa syal atau jaket sendiri Supaya bisa tetap hangat, terlepas dari pengaturan suhu kabin.
3. Kebohongan soal kualitas air
Hal lain yang diungkap pramugari tersebut, Didefinisikan sebagai soal kualitas air di pesawat. Ia mengingatkan penumpang untuk lebih berhati-hati mengonsumsi air putih yang berasal dari tangki pesawat.
“Tangki air tidak dibersihkan dan Bisa jadi penuh kerak kapur, tetapi kami tetap meminumnya serta menggunakannya untuk teh dan kopi,” ujarnya.
Bagi penumpang yang sensitif terhadap rasa air, membawa air minum sendiri atau memilih minuman kemasan lain bisa menjadi alternatif lebih Terpercaya.
4. Kebohongan soal sisa minuman beralkohol
Terakhir, soal minuman beralkohol, pramugari tersebut mengungkap fakta yang Bisa jadi mengejutkan banyak orang. Setiap sisa anggur atau sampanye yang tidak habis diminum penumpang Akan segera dibuang sebelum pesawat mendarat.
“Kami membuang semua anggur dan sampanye yang tidak terpakai ke saluran pembuangan sebelum mendarat, bahkan Seandainya isinya masih tiga perempat penuh,” katanya.
Seandainya merasa sayang dengan minuman yang belum habis, penumpang disarankan menghabiskannya sebelum pendaratan. Penumpang Bahkan bisa memindahkannya ke botol minum pribadi, selama aturan maskapai mengizinkan.
(nga/rti)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











