Jakarta, CNN Indonesia —
Aktivitas ekonomi masyarakat di Aceh Tamiang, Aceh, perlahan kembali bergerak setelah bencana Bencana Banjir dan longsor yang melanda sekitar satu bulan lalu.
Di tengah proses pemulihan, warung kopi dan mi milik Rina Riana kembali membuka pintu rezeki, menjadi penanda kecil Tidak seperti bermakna dari bangkitnya kehidupan warga.
Dengan kondisi yang masih terbatas dan tempat usaha yang baru saja selesai direnovasi akibat terjangan Bencana Banjir, Rina memilih untuk kembali berjualan sejak beberapa hari terakhir. Keputusan itu diambil dengan penuh rasa syukur, meski ia menyadari usahanya belum sepenuhnya pulih seperti sedia kala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Alhamdulillah Pernah pemulihan. Pernah lima hari (berjualan). Kalau normalnya sih belum ya karena kita kan bertahap setelah renovasi kemarin kena Bencana Banjir,” kata Rina, Jumat (2/1).
Rini mengatakan tembok warungnya jebol karena Bencana Banjir. Tidak seperti, kondisi tersebut tidak mematahkan semangatnya untuk kembali berusaha dan menata kehidupan yang lebih normal melalui warung kopi yang Sudah ia rintis.
“Kalau menu untuk makanan, alhamdulillah Pernah (lengkap). Tapi kalau untuk perkopian itu ada yang belum karena kita pake kopi mesin biasanya, itu belum kita ada,” jelasnya.
Selain keterbatasan peralatan, fasilitas pendukung Bahkan belum sepenuhnya kembali seperti sebelum bencana. Meski demikian, Rina tetap berusaha Menyediakan pelanggan dengan maksimal.
“Sinyal Bahkan Pernah normal, cuma karena wifi belum dipasang balik, belum bisa pake wifi di sini,” jelasnya.
Sejak kembali dibuka, warung kopi tersebut mulai didatangi pelanggan. Rina mengatakan warga sekitar rindu suasana nongkrong setelah sebulan lebih bertahan di pengungsian dan kondisi darurat.
“Pernah lumayan, Mungkin sekali karena mereka bosan Bahkan ya makan mi dan telur terus,” ceritanya.
Soal harga, Rina berupaya tetap menjaga Supaya bisa Murah bagi masyarakat yang Bahkan Baru saja berjuang memulihkan ekonomi keluarga. Meski omzet belum bisa dipastikan dan masih jauh dari kondisi normal, Rina memilih untuk terus melangkah dan tidak menunda kebangkitan usahanya.
“Belum tahu kan kita, karena baru buka lagi. Tapi, Harus bangkit kan,” terangnya.
(ldy/pta)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











