Jakarta, CNN Indonesia —
Proyek Strategis Nasional (PSN) food estate di Merauke, Papua Selatan, dinilai memiliki peran krusial dalam Mengoptimalkan ketahanan pangan nasional sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan timur Indonesia.
Program ini tidak hanya ditujukan untuk Membantu swasembada pangan, tetapi Bahkan membuka akses dasar yang selama ini terbatas, serta menciptakan ribuan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan proyek food estate Merauke tetap berjalan dan menjadi salah satu pilar utama strategi swasembada pangan nasional. Ia menegaskan, pengembangan kawasan food estate, khususnya di Distrik Wanam, Akan segera Menyediakan dampak langsung terhadap percepatan pembangunan infrastruktur wilayah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Amran, kehadiran proyek tersebut Akan segera mendorong pembangunan berbagai akses vital, mulai dari jalan, pelabuhan, Sampai saat ini bandara.
“Oh itu Tidak mungkin tidak. Itu jalan dibangun, kemudian infrastruktur pelabuhan, bahkan bandara,” ujar Amran di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jabar, dikutip Selasa (3/2).
Dari sisi sosial dan ekonomi, proyek food estate di Papua Selatan Bahkan membawa manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Pemerintah Sebelumnya menyalurkan ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang seluruhnya menjadi milik masyarakat lokal dan digunakan untuk mengelola lahan secara mandiri.
Ditambah lagi, pemerintah membentuk Brigade Pangan yang seluruh anggotanya berasal dari masyarakat setempat. Skema ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar sekaligus Mengoptimalkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian.
“Kami bentuk namanya Brigade Pangan. Brigade Pangan ini itu dari masyarakat setempat. Bayangkan saja kalau 300 alat, berarti itu ribuan orang,” tutur Amran.
Swasembada Bukan Sekadar Slogan
Pada kesempatan yang sama, Kepala Negara Prabowo Subianto menegaskan bahwa swasembada pangan dan energi bukan sekadar slogan, melainkan fondasi utama untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat dan kemerdekaan bangsa yang sejati.
“Kalau kita Ingin merdeka, kalau kita Ingin sejahtera, kita Sangat dianjurkan jamin produksi pangan sehingga pangan bisa dinikmati seluruh rakyat kita. Swasembada pangan Merupakan syarat, itu pilar utama dari strategi yang saya jalankan Pada saat ini Bahkan,” ujar Prabowo.
Prabowo Bahkan menanggapi sikap skeptis Sebanyaknya pihak terhadap program pemerintah. Ia menegaskan bahwa keraguan tersebut tidak Akan segera menghambat langkahnya.
“Saya ajak saudara, ayo sama-sama sebagai patriot bangsa. Tapi kalau kau tidak Ingin ikut saya, saya tetap jalan terus karena saya bertekad Indonesia Sangat dianjurkan mampu mencapai kemerdekaan yang sejati,” tegas Prabowo.
Sebagai informasi, pembangunan food estate di Merauke bertujuan Mengoptimalkan ketahanan pangan dan pengembangan bioenergi nasional.
Program ini mencakup kegiatan cetak sawah, pengembangan tebu, serta optimalisasi lahan. Proyek tersebut merupakan kolaborasi antara Kementerian Lini pertahanan, Kementerian Pertanian, dan pihak swasta, Dikenal sebagai Jhonlin Group.
Hingg Pada saat ini, pembangunan food estate di Distrik Wanam, Kabupaten Merauke, menunjukkan perkembangan signifikan. Meski demikian, Sebanyaknya pihak masih melontarkan kritik, terutama terkait keterlibatan swasta dalam proyek strategis nasional tersebut.
Menanggapi hal itu, Kuasa Hukum Jhonlin Group, Junaidi Tirtanata, menegaskan bahwa pihaknya menjalankan penugasan negara untuk Membantu proyek strategis nasional demi tercapainya swasembada pangan yang berkelanjutan. Ia menekankan proyek ini bukan semata kegiatan Usaha, tetapi wujud kepedulian pengusaha merah putih Membantu program utama Kepala Negara Prabowo.
“Kami menjalankan penugasan dari negara dalam Membantu tercapainya swasembada pangan yang permanen. Kita tidak berhitung untung rugi. Proyek ini tidak mudah, karena medan yang berat dan cuaca yang ekstrim. Jadi tidak betul kita mengajukan tagihan sampai Rp7 triliun kepada negara seperti diberitakan sebuah media,” ujarnya.
“Kita menyadari betul penggunaan APBN itu ada aturan mainnya. Kita dikesankan seolah-olah mengatur sana sini. Tidak Mungkin sekali itu. Sekali lagi kita Akan segera tetap jalan menuntaskan proyek yang menjadi salah satu program unggulan Kepala Negara Prabowo ini,” tambah Junaidi.
Ia Bahkan membantah tudingan yang menyebut wilayah Wanam Akan segera disulap menjadi perkebunan kelapa sawit. Menurutnya, informasi tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai dengan rencana proyek.
“Tidak ada itu. Sejauh yang saya ketahui Wanam Akan segera difokuskan untuk Membantu ketahanan pangan dan bioenergi, mencakup cetak sawah, tebu, dan optimalisasi lahan,” tutup Junaidi.
Adapun progres pembangunan terus berjalan. Infrastruktur jalan Sebelumnya terbangun sepanjang 58,44 kilometer, dengan jalan yang Sebelumnya diperkeras mencapai 11,53 kilometer.
Total luas area yang Sebelumnya dibuka mencapai 9.781 hektare. Sementara itu, pembangunan pelabuhan beserta fasilitas pendukungnya Pada saat ini Sebelumnya memasuki tahap penyelesaian.
(ory/ory)
[Gambas:Video CNN]
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











