{"id":5172,"date":"2024-07-15T19:32:25","date_gmt":"2024-07-15T12:32:25","guid":{"rendered":"https:\/\/wamena.id\/surabaya-bali-menggigil-malam-sampai-sekarang-pagi-bmkg-ungkap-sebabnya\/"},"modified":"2024-07-15T19:32:28","modified_gmt":"2024-07-15T12:32:28","slug":"surabaya-bali-menggigil-malam-sampai-sekarang-pagi-bmkg-ungkap-sebabnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wamena.id\/?p=5172","title":{"rendered":"Surabaya-Bali &#8216;Menggigil&#8217; Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya"},"content":{"rendered":"\n<div>\n<p>                    <!-- S: Table Of Content--><br \/>\n                                        <!-- E: Table Of Content--><\/p>\n<p>                    <strong>Surabaya, CNN Indonesia<\/strong> &#8212; <\/p>\n<p>Warga Kota Surabaya, Jatim, Sampai sekarang Bali merasakan\u00a0<strong><span style=\"color: #ff0000;\"><span style=\"color: #ff0000;\">hawa dingin<\/span><\/span><\/strong> di malam Sampai sekarang pagi hari. Hal ini disebut terkait Trend Populer <strong><span style=\"color: #ff0000;\"><span style=\"color: #ff0000;\">bediding<\/span><\/span><\/strong>\u00a0alias dingin di musim kemarau.<\/p>\n<p>Salah satu warga Nginden, Surabaya, Ade Resty\u00a0mengaku merasa Surabaya tetap sejuk meski Pernah siang hari. Ini berbeda dari Surabaya biasanya yang melulu panas.<\/p>\n<p>&#8220;Sejuk, dingin, nyaman dan enak, enggak kayak biasanya <em>sumuk<\/em> (gerah), panas, di kos itu aku sampai tidur di lantai ,&#8221; kata Ia, Senin (15\/7).<\/p>\n<p><!-- s: parallax --><\/p>\n<div class=\"paradetail\" style=\"clear: both; margin-bottom: 24px;background-color:#F8F8F8; height: 650px;\">\n<p class=\"para_caption\" style=\"display:block;font-size: 9px;color: rgba(0, 0, 0, 0.55);position: relative;margin:5px;text-align: center;left: 0px;right: 0px;letter-spacing: 0.7px;\">&#13;<br \/>\n    ADVERTISEMENT&#13;\n<\/p>\n<p class=\"para_caption\" style=\"display:block;font-size: 9px;color: rgba(0, 0, 0, 0.55);position: relative;margin: 0px;text-align: center;left: 0px;right: 0px;letter-spacing: 0.7px;\">&#13;<br \/>\n    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#13;\n<\/p>\n<\/div>\n<p><!-- e: parallax --><\/p>\n<p>Hal yang sama Bahkan dialami warga Tambaksari, Surabaya, Andhi Dwi. Ia mengaku lebih nyaman dengan cuaca Surabaya belakangan.<\/p>\n<p><!-- s: static_detail --> <!-- e: static_detail --><\/p>\n<p>&#8220;Lebih nyaman begini, biasanya panas dan gerah,&#8221; kata Andhi.<\/p>\n<p>Senada, suhu dingin malam Sampai sekarang pagi terjadi di Bali. Sesuai ketentuan data empat stasiun pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Bali\u00a0pada 1 Sampai sekarang 10 Juli, ada Sebanyaknya catatan suhu udara minimum terendah.<\/p>\n<p>Pertama,\u00a0pada 3 Juli, Didefinisikan sebagai 24,9 derajat Celsius, di Stasiun Meteorologi Ngurah Rai dan Stasiun Geofisika Denpasar. Kedua, pada 1 Juli dengan suhu 23\u00a0derajat C di Stasiun Geofisika Denpasar.<\/p>\n<p>Pada\u00a07 dan 9 Juli,\u00a0ada catatan suhu 19 derajat C di Pos Pengamatan di Karangasem;\u00a0dan 6 Juli di Stasiun BMKG Negara, Bali,\u00a0dengan suhu 21,4 derajat C.<\/p>\n<p>Meski begitu, Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah lll Denpasar I Nyoman Gede Wiryajaya menyebut catatan suhu minimum di wilayahnya itu belum masuk kategori ekstrem.<\/p>\n<p>&#8220;Bila dibandingkan dengan nilai normalnya pada masing-masing Tempat masih pada batasan normal. Suhu udara masuk dalam kategori esktrem Seandainya terdapat selisih 3 derajat C dari nilai normal setempat,&#8221; kata Ia, dalam keterangan tertulisnya, Senin (15\/7).<\/p>\n<p>Nyoman\u00a0pun menyebut kondisi udara dingin ini Merupakan Trend Populer normal dan tak berbahaya.<\/p>\n<p>&#8220;Pada akhirnya, kondisi suhu udara dingin yang berlangsung Di waktu ini di wilayah Bali merupakan kondisi yang normal tiap tahunnya sehingga tidak ada bahaya yang Sangat dianjurkan dikhawatirkan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<h2 id=\"faktor-awan-hingga-matahari\">Faktor awan Sampai sekarang Matahari<\/h2>\n<p>Ketua Tim Meteorologi BMKG Juanda, Jatim,\u00a0Shanas Prayuda mengatakan Trend Populer itu disebut sebagai\u00a0bediding di musim kemarau.<\/p>\n<p>&#8220;Trend Populer bediding Merupakan suhu dingin pada malam Sampai sekarang pagi hari, biasanya terjadi saat puncak musim kemarau,&#8221; kata Ia.<\/p>\n<p>Shanas\u00a0menyebut\u00a0Trend Populer bediding biasanya terjadi saat puncak musim kemarau di bulan Juli-Agustus. Hal ini tak terjadi di\u00a0seluruh Jatim.<\/p>\n<p>&#8220;Trend Populer ini terjadi saat angin dominan dari arah timur yang membawa massa udara dingin dan kering dari Australia ke Indonesia,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Shanas\u00a0mengungkit\u00a0Dalang pertamanya, Didefinisikan sebagai kondisi langit yang cenderung cerah tanpa awan.<\/p>\n<p>&#8220;Kondisi tersebut menyebabkan radiasi Matahari yang diterima Bumi lebih besar sehingga suhu Udara meningkat drastis di siang hari,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>&#8220;Sehingga panas Bumi dilepaskan Kembali ke atmosfer dengan Unggul sehingga udara menjadi lebih dingin,&#8221; jelas Ia.<\/p>\n<p>Nyoman menambahkan Sebanyaknya faktor lain yang memicu suhu udara yang lebih dingin dari biasanya itu. Didefinisikan sebagai, peredaran semu Matahari.<\/p>\n<p>Sejak 21\u00a0Juni, posisi semu tahunan Matahari berada di titik balik utara, Didefinisikan sebagai 23,5\u00a0derajat lintang utara. Hal ini menyebabkan belahan Bumi utara (BBU) mengalami musim panas sedangkan belahan Bumi selatan (BBS) mengalami musim dingin.<\/p>\n<p>Sementara, Pulau Bali terletak di sebelah selatan\u00a0khatulistiwa. Kondisi ini\u00a0membuat Pulau Dewata defisit sinar Matahari.<\/p>\n<p>Di saat yang sama, permukaan Bumi memerlukan waktu untuk melepaskan energi panas yang diterima dan diserapnya saat mengalami surplus penyinaran Matahari.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, jelas Nyoman, suhu udara minimum terendah terjadi setelah Juli dan Agustus.<\/p>\n<p>&#8220;Dalang utamanya Merupakan gerak semu tahunan matahari yang mengakibatkan terjadinya monsun Australia dan berdampak pada parameter cuaca lainnya termasuk suhu udara,&#8221; tutur Ia.<\/p>\n<p>Dalang ketiga, angin monsun Australia. Di waktu ini, Benua Australia yang berada di BBS Dalam proses masuk musim dingin dan mengalami defisit sinar Matahari. Di sisi lain, Benua Asia yang berada di BBU Berencana mengalami surplus sinar Matahari dan terjadi musim panas.<\/p>\n<p>Sesuai dengan hukum fisika, kata Ia, temperatur udara yang rendah memiliki tekanan udara tinggi, sementara\u00a0suhu\u00a0udara yang tinggi Berencana memiliki tekanan udara rendah.<\/p>\n<p>Terlebih lagi, sifat dari fluida\u00a0Merupakan mengalir dari daerah tekanan udara tinggi Ke arah ke daerah tekanan udara rendah.\u00a0Walhasil, terjadilah aliran udara dari Benua Australia Ke arah ke Benua Asia, yang disebut sebagai angin monsun Australia.<\/p>\n<p>&#8220;Akibat pengaruh gaya coriolis (atau gaya akibat rotasi Bumi) mengakibatkan angin yang bertiup dari Benua Australia tersebut berbelok ke arah kanan Ke arah Benua Asia pada saat Ke arah khatulistiwa,&#8221; urai Nyoman.<\/p>\n<p>&#8220;Yang menyebabkan Indonesia secara khususnya wilayah Bali mengalami musim kemarau. Hal ini disebabkan karena angin yang bertiup banyak berasal dari daerah gurun pasir yang bersifat kering di bagian utara Australia Sekaligus melewati laut yang sempit.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Oleh karena itu, uap air yang dibawa oleh angin ini dalam jumlah sedikit dan berdampak pada berkurangnya curah hujan di wilayah Bali,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Dalang keempat,\u00a0kata Ia, dampak musim dingin Australia. Udara kutub yang dingin berhembus ke arah Australia dan membentuk sel-sel tekanan tinggi. Massa udara polar yang bersifat dingin dan kering turut terbawa dalam perjalanan monsun Australia saat melewati wilayah Bali.<\/p>\n<p>Adanya sel-sel tekanan tinggi yang terbentuk di Benua Australia tersebut menimbulkan terjadinya perbedaan atau <em>gradient<\/em> tekanan yang signifikan dibandingkan dengan daerah di sekitarnya.<\/p>\n<p>Hasilnya,\u00a0peningkatan kecepatan aliran yang dirasakan sebagai peningkatan kecepatan angin atau angin kencang.<\/p>\n<p>&#8220;Angin yang bersifat kering, dingin, dan memiliki kecepatan yang lebih tinggi tersebut, mengakibatkan proses pendinginan permukaan bumi khususnya pada malam dini hari berlangsung Unggul sehingga terjadi penurunan suhu permukaan yang signifikan dan terasa sebagai suhu dingin,&#8221; tandas Nyoman.<\/p>\n<p>[Gambas:Video CNN]<\/p>\n<p> <strong>(frd\/kdf\/arh)<\/strong><\/p>\n<p>                    <!-- s:banner newstag --><\/p>\n<p><!-- \/4905536\/CNN_desktop\/cnn_teknologi\/newstag --><\/p>\n<p>                    <!-- e:banner newstag --><\/p>\n<p>                    <!-- s:fokus  --><br \/>\n                    <!-- s: cb fokus --><\/p>\n<p><!-- e: cb fokus --><\/p>\n<p>                    <!-- e:fokus  --><\/p><\/div>\n<p><script>\n    !function(f,b,e,v,n,t,s){if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n    n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};if(!f._fbq)f._fbq=n;\n    n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n    t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window,\n    document,'script','\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n    fbq('init', '1047303935301449');\n    fbq('track', \"PageView\");\n    <\/script><\/p>\n<p>Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surabaya, CNN Indonesia &#8212; Warga Kota Surabaya, Jatim, Sampai sekarang Bali merasakan\u00a0hawa dingin di malam&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5173,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[32],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-5172","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Surabaya-Bali &#039;Menggigil&#039; Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya - Wamena<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Surabaya-Bali &#039;Menggigil&#039; Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya - Wamena\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/wamena.id\/?p=5172\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Surabaya-Bali &#039;Menggigil&#039; Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya - Wamena\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Surabaya-Bali &#039;Menggigil&#039; Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya - Wamena\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/wamena.id\/?p=5172\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Wamena\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-15T12:32:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-07-15T12:32:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/wamena.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/07bd6ffd-5e27-4ae9-89d9-50017f4b52b2_169.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"650\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"366\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Roysi Kyosi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Roysi Kyosi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/?p=5172#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/?p=5172\"},\"author\":{\"name\":\"Roysi Kyosi\",\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/#\/schema\/person\/f26e2acdc60768612ad1fa57d27d4ea9\"},\"headline\":\"Surabaya-Bali &#8216;Menggigil&#8217; Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya\",\"datePublished\":\"2024-07-15T12:32:25+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-15T12:32:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/?p=5172\"},\"wordCount\":886,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/?p=5172#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/wamena.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/07bd6ffd-5e27-4ae9-89d9-50017f4b52b2_169.jpg\",\"articleSection\":[\"Teknologi\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/?p=5172\",\"url\":\"https:\/\/wamena.id\/?p=5172\",\"name\":\"Surabaya-Bali 'Menggigil' Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya - Wamena\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/?p=5172#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/?p=5172#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/wamena.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/07bd6ffd-5e27-4ae9-89d9-50017f4b52b2_169.jpg\",\"datePublished\":\"2024-07-15T12:32:25+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-15T12:32:28+00:00\",\"description\":\"Surabaya-Bali 'Menggigil' Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya - Wamena\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/?p=5172#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/wamena.id\/?p=5172\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/?p=5172#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/wamena.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/07bd6ffd-5e27-4ae9-89d9-50017f4b52b2_169.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/wamena.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/07bd6ffd-5e27-4ae9-89d9-50017f4b52b2_169.jpg\",\"width\":650,\"height\":366},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/?p=5172#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/wamena.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Surabaya-Bali &#8216;Menggigil&#8217; Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/wamena.id\/\",\"name\":\"Wamena\",\"description\":\"Berita Nasional Terbaru Dan Menguak Informasi Dari Tanah Papua\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/wamena.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/#organization\",\"name\":\"Wamena\",\"url\":\"https:\/\/wamena.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/wamena.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/wamena.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/wamena.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/wamena.png\",\"width\":278,\"height\":48,\"caption\":\"Wamena\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/#\/schema\/person\/f26e2acdc60768612ad1fa57d27d4ea9\",\"name\":\"Roysi Kyosi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/wamena.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9fb99f4b94a5c0615a6d8645b8e65a2b6ab8dd0a53f4ce4a4db79038566d45b0?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9fb99f4b94a5c0615a6d8645b8e65a2b6ab8dd0a53f4ce4a4db79038566d45b0?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Roysi Kyosi\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/wamena.id\"],\"url\":\"https:\/\/wamena.id\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Surabaya-Bali 'Menggigil' Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya - Wamena","description":"Surabaya-Bali 'Menggigil' Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya - Wamena","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/wamena.id\/?p=5172","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Surabaya-Bali 'Menggigil' Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya - Wamena","og_description":"Surabaya-Bali 'Menggigil' Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya - Wamena","og_url":"https:\/\/wamena.id\/?p=5172","og_site_name":"Wamena","article_published_time":"2024-07-15T12:32:25+00:00","article_modified_time":"2024-07-15T12:32:28+00:00","og_image":[{"width":650,"height":366,"url":"https:\/\/wamena.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/07bd6ffd-5e27-4ae9-89d9-50017f4b52b2_169.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Roysi Kyosi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Roysi Kyosi","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/wamena.id\/?p=5172#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/wamena.id\/?p=5172"},"author":{"name":"Roysi Kyosi","@id":"https:\/\/wamena.id\/#\/schema\/person\/f26e2acdc60768612ad1fa57d27d4ea9"},"headline":"Surabaya-Bali &#8216;Menggigil&#8217; Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya","datePublished":"2024-07-15T12:32:25+00:00","dateModified":"2024-07-15T12:32:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/wamena.id\/?p=5172"},"wordCount":886,"publisher":{"@id":"https:\/\/wamena.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/wamena.id\/?p=5172#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/wamena.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/07bd6ffd-5e27-4ae9-89d9-50017f4b52b2_169.jpg","articleSection":["Teknologi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/wamena.id\/?p=5172","url":"https:\/\/wamena.id\/?p=5172","name":"Surabaya-Bali 'Menggigil' Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya - Wamena","isPartOf":{"@id":"https:\/\/wamena.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/wamena.id\/?p=5172#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/wamena.id\/?p=5172#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/wamena.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/07bd6ffd-5e27-4ae9-89d9-50017f4b52b2_169.jpg","datePublished":"2024-07-15T12:32:25+00:00","dateModified":"2024-07-15T12:32:28+00:00","description":"Surabaya-Bali 'Menggigil' Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya - Wamena","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/wamena.id\/?p=5172#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/wamena.id\/?p=5172"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/wamena.id\/?p=5172#primaryimage","url":"https:\/\/wamena.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/07bd6ffd-5e27-4ae9-89d9-50017f4b52b2_169.jpg","contentUrl":"https:\/\/wamena.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/07bd6ffd-5e27-4ae9-89d9-50017f4b52b2_169.jpg","width":650,"height":366},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/wamena.id\/?p=5172#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/wamena.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Surabaya-Bali &#8216;Menggigil&#8217; Malam Sampai sekarang Pagi, BMKG Ungkap Sebabnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/wamena.id\/#website","url":"https:\/\/wamena.id\/","name":"Wamena","description":"Berita Nasional Terbaru Dan Menguak Informasi Dari Tanah Papua","publisher":{"@id":"https:\/\/wamena.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/wamena.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/wamena.id\/#organization","name":"Wamena","url":"https:\/\/wamena.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/wamena.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/wamena.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/wamena.png","contentUrl":"https:\/\/wamena.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/wamena.png","width":278,"height":48,"caption":"Wamena"},"image":{"@id":"https:\/\/wamena.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/wamena.id\/#\/schema\/person\/f26e2acdc60768612ad1fa57d27d4ea9","name":"Roysi Kyosi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/wamena.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9fb99f4b94a5c0615a6d8645b8e65a2b6ab8dd0a53f4ce4a4db79038566d45b0?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9fb99f4b94a5c0615a6d8645b8e65a2b6ab8dd0a53f4ce4a4db79038566d45b0?s=96&d=mm&r=g","caption":"Roysi Kyosi"},"sameAs":["https:\/\/wamena.id"],"url":"https:\/\/wamena.id\/?author=1"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wamena.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5172","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wamena.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wamena.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wamena.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wamena.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5172"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/wamena.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5172\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5174,"href":"https:\/\/wamena.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5172\/revisions\/5174"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wamena.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5173"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wamena.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5172"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wamena.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5172"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wamena.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5172"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/wamena.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=5172"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}