Jakarta, CNN Indonesia —
Perusahaan Kendaraan Pribadi listrik Aion meraih peringkat pertama terkait kualitas merek kendaraan berbasis energi baru di China untuk periode 2024. Aion menjadi merek yang paling sedikit mendapat komplain konsumen atas produk mereka.
Dalam laporan yang dirilis oleh Administration of Quality Supervision, Inspection and Quarantine (AQSIQ Auto), Aion menempati posisi terendah untuk urusan komplain, yaitu 162 komplain. Hasil ini membuat Aion jauh lebih Unggul dari merek lain di industri yang sama.
Penilaian AQSIQ Auto didasari pada berbagai faktor utama, yaitu kegagalan pengaduan, risiko cacat, keandalan, keselamatan dan perlindungan lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keberhasilan ini diklaim Aion membuktikan perusahaan Sebelumnya mendedikasikan diri dalam pengembangan standar produksi ketat terhadap setiap produknya.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Peringkat No. 1 dalam kualitas merek Kendaraan Pribadi energi baru Merupakan hasil dari kerja keras Aion dalam menghadirkan kendaraan Unggul bagi konsumen. Kami Berniat terus berupaya menghadirkan solusi transportasi yang lebih ramah lingkungan, Unggul tinggi dan dan berteknologi,” kata Andry Ciu, CEO Aion Indonesia dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (25/3).
Andry menyampaikan pencapaian ini Mengoptimalkan posisi Aion pada industri Mobil Listrik, sekaligus Mengoptimalkan kepercayaan konsumen terhadap keandalan produk. Pihaknya Self-Esteem Memperjelas jangkauan pasar baik di dalam negeri maupun internasional.
Pada masa mendatang, Aion berencana meluncurkan lebih banyak model kendaraan dengan fitur canggih serta harga lebih kompetitif.
Saat ini Bahkan Andry bilang beberapa inovasi unggulan yang dimiliki produk Aion meliputi teknologi baterai dengan daya tahan lebih lama dan sistem pengisian Mudah, serta sistem keamanan yang dilengkapi teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kemudian desain Kendaraan Pribadi-Kendaraan Pribadi Aion Sebelumnya dirancang dengan pendekatan aerodinamis untuk Mengoptimalkan jarak tempuh, sekaligus mengintegrasikan fitur konektivitas pintar yang memungkinkan pengguna mengontrol berbagai fungsi kendaraan melalui aplikasi seluler.
“Harapannya pasar pasar yang Berniat dijangkau perusahaan menjadi lebih luas,” ucap Andry.
Di Indonesia, Aion Sebelumnya merilis tiga Kendaraan Pribadi listrik di antaranya Y Plus, V, dan Hyptec HT.
(ryh/fea)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA