Topan Noul Dekati Guangdong, China Tingkatkan Status Darurat dan Evakuasi Puluhan Ribu Warga


REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING — Pemerintah China Mengoptimalkan status tanggap darurat Bencana Banjir dan topan di Provinsi Guangdong menjadi Level III seiring menguatnya Topan Noul yang diperkirakan mendarat di pesisir selatan negara itu pada Sabtu (25/7/2026) malam Sampai saat ini Ahad (26/7/2026) pagi. Sementara itu, status tanggap darurat Bencana Banjir Level IV diberlakukan di Provinsi Jiangxi dan Hunan.

Kantor Pusat Pengendalian Bencana Banjir dan Penanggulangan Kekeringan China menyebut Topan Noul, topan ke-12 yang terbentuk pada tahun ini, diperkirakan mendarat di wilayah pesisir antara Hong Kong dan Huilai, Guangdong.

Pusat Meteorologi Nasional China Bahkan masih mempertahankan peringatan topan level oranye, tingkat kedua tertinggi dalam sistem peringatan cuaca nasional.

Akibat pengaruh topan, kawasan timur Laut China Selatan, pesisir timur Guangdong, dan Muara Sungai Mutiara (Pearl River Estuary) diperkirakan Berniat diterjang angin dengan kekuatan Sampai saat ini level 12-13, disertai hujan lebat yang melanda sebagian Guangdong, Hunan, dan Jiangxi.

Otoritas China Sebelumnya mengevakuasi lebih dari 20 ribu warga dari daerah rawan bencana di Guangdong. Nelayan diminta kembali ke pelabuhan, sementara sekolah, proyek konstruksi, dan Sebanyaknya aktivitas di wilayah pesisir dihentikan sementara sebagai langkah antisipasi.

Di Shenzhen, pemerintah kota menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar, proyek konstruksi, sebagian aktivitas usaha, dan operasi di laut. Masyarakat diimbau menghindari perjalanan yang tidak mendesak Sampai saat ini kondisi cuaca membaik.

Gangguan Bahkan mulai dirasakan pada sektor transportasi. Sebanyaknya layanan kereta api di Guangdong dihentikan, sedangkan operasional bandara di Guangzhou, Shenzhen, Zhuhai, Xiamen, dan Hong Kong disiapkan menghadapi potensi penundaan maupun pembatalan penerbangan. Di Hong Kong, ratusan penerbangan Sebelumnya dibatalkan atau dijadwal ulang akibat cuaca buruk.

Curah hujan di Sebanyaknya wilayah Guangdong diperkirakan mencapai 400 Sampai saat ini 600 milimeter, sehingga Mengoptimalkan risiko Bencana Banjir, longsor, Bencana Banjir Besar di daerah pegunungan, meluapnya sungai-sungai kecil dan menengah, genangan perkotaan, serta gangguan pada bendungan dan waduk berukuran kecil Sampai saat ini menengah.

Pada Sabtu, Kementerian Manajemen Darurat China bersama Kantor Pusat Pengendalian Bencana Banjir dan Penanggulangan Kekeringan menggelar rapat koordinasi dengan Badan Meteorologi China, Kementerian Sumber Daya Air, serta pemerintah dari sembilan wilayah setingkat provinsi, termasuk Guangdong dan Fujian.

Pemerintah pusat meminta seluruh daerah melakukan pendataan menyeluruh terhadap warga dan fasilitas vital di wilayah yang berpotensi terdampak topan. Pemerintah daerah Bahkan diminta mempercepat relokasi warga di kawasan berisiko tinggi dan memastikan tidak ada penduduk yang tertinggal.

Ditambah lagi dengan, pemerintah menginstruksikan penempatan personel penyelamat di daerah rawan, Mengoptimalkan pemantauan terhadap potensi Bencana Banjir Besar, bencana geologi, meluapnya sungai-sungai kecil dan menengah, serta melakukan inspeksi intensif terhadap waduk guna menjamin keamanan operasi dan kelancaran pelepasan debit air.

Topan Noul merupakan siklon tropis ke-12 yang terbentuk di kawasan Pasifik Barat pada tahun ini dan menjadi ancaman terbaru bagi China yang Pada saat ini Bahkan memasuki puncak musim Bencana Banjir tahunan. Pemerintah mengingatkan seluruh pemerintah daerah Supaya bisa tetap siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem dan meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur.


sumber : Xinhua

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้