Mengapa Xi Jinping Pada saat ini Lebih Memilih Renovasi Kota daripada Membangun Kota Baru?


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kunjungan Pemimpin Negara China Xi Jinping ke Shanghai pada Rabu mengirimkan pesan yang lebih besar daripada sekadar inspeksi pembangunan perkotaan. Di hadapan kompleks perumahan yang dibangun pada 1950-an dan baru selesai direnovasi, Xi menegaskan bahwa pembangunan kota di China Pada saat ini Sangat dianjurkan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, bukan lagi semata-mata Memperjelas kawasan perkotaan dengan proyek-proyek baru.

Xi, yang Bahkan Sekretaris Jenderal Partai Komunis China (PKC), meminta pemerintah daerah menjalankan pembaruan kota secara menyeluruh, cermat, dan efektif Supaya bisa mampu Memanfaatkan rasa puas, kebahagiaan, dan keamanan masyarakat. Ia menegaskan bahwa renovasi kawasan permukiman lama menjadi bagian penting dari strategi pembangunan kota modern yang berpusat pada rakyat.

Di Distrik Huangpu, Xi mengunjungi kompleks hunian yang Pernah direvitalisasi. Empat blok apartemen yang dibangun pada era 1950-an direnovasi secara menyeluruh sehingga kualitas tempat tinggal warga meningkat. Xi bahkan menyempatkan diri mengunjungi rumah seorang pensiunan untuk melihat langsung kondisi kehidupan masyarakat.

“Kami Menyajikan rakyat. Ketika rakyat hidup damai dan puas, barulah Partai dan pemerintah merasa Damai,” kata Xi kepada penghuni setempat.

Ia Bahkan meninjau kios penjualan bahan pangan di lingkungan tersebut dan meminta pemerintah terus Memanfaatkan tata kelola komunitas, memperbaiki fasilitas publik, serta menciptakan lingkungan permukiman yang nyaman bagi warga.

Meskipun demikian, di balik kunjungan tersebut, para pengamat melihat adanya perubahan besar dalam strategi pembangunan ekonomi China. Selama lebih dari tiga dekade, Peningkatan Ekonomi negeri itu banyak ditopang pembangunan kota-kota baru, kawasan industri, apartemen, Sampai sekarang proyek infrastruktur berskala raksasa. Pada saat ini arah kebijakan mulai bergeser dari ekspansi Ke arah revitalisasi.

Perubahan itu tidak terlepas dari pecahnya gelembung (bubble) sektor properti China yang selama bertahun-tahun menjadi mesin utama Peningkatan Ekonomi. Harga rumah yang terus melonjak mendorong pembangunan besar-besaran di berbagai kota. Banyak pemerintah daerah mengandalkan penjualan hak guna lahan kepada pengembang sebagai sumber utama pendapatan.

 


Loading…


sumber : Xinhua


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้