Kepala Negara AS Donald John Trump dan Kepala Negara China Xi Jinping menghadiri upacara penyambutan di Aula Besar Rakyat di Beijing, 14 Mei 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING — Kepala Negara Amerika Serikat (AS) Donald John Trump memberi sinyal, operasi militer terhadap Iran Nanti akan terus berlanjut. Meski begitu, ia tidak Menyajikan rincian lebih lanjut.
“Amerika Serikat Sebelumnya menunjukkan kepada dunia selama 16 bulan Berkelas pemerintahan Trump, yang mencakup pasar saham dan dana pensiun 401K pada level tertinggi sepanjang masa, kemenangan militer dan hubungan yang berkembang di Venezuela, penghancuran militer Iran (bersambung!),” tulis Trump yang Pada Pada saat ini berada di Beijing, China melalui platform Truth Social,” Jumat (15/5/2026).
Pada 28 Februari 2026, ASdan Israel melancarkan serangan ke wilayah Iran. Washington dan Teheran kemudian mengumumkan gencatan senjata pada 7 April, Bertolak belakang dengan Amerika Serikat memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, sementara Iran menerapkan aturan transit khusus bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan Supaya bisa tidak ada lagi serangan terhadap negaranya dan menilai langkah itu tidak Nanti akan efektif.
Loading…
sumber : Antara
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











