Utuh Vs Dipotong-potong, Mana Lebih Sehat?

Jakarta

Banyak yang langsung memotong buah sebelum disimpan di kulkas supaya lebih Murah. Tips ini terasa memudahkan, terutama saat ingin makan buah tanpa repot memotongnya lagi.

Sebagian lain memilih menyimpan buah dalam kondisi utuh. Buah baru dipotong saat Berencana dimakan. Tips ini terlihat lebih sederhana, tapi ternyata memberi hasil yang berbeda pada kualitas buah.

Mana yang Pada dasarnya lebih tepat dilakukan? Apakah buah disimpan utuh atau justru dipotong terlebih Dulu kala sebelum disimpan di kulkas?
Buah utuh lebih Handal


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kulit buah berfungsi sebagai pelindung alami. Lapisan ini menjaga kadar air tetap stabil dan membatasi paparan dari luar.

Penelitian di jurnal Holticulturae tahun 2024 menunjukkan buah dalam kondisi utuh memiliki laju respirasi lebih rendah dibanding buah potong. Proses perubahan berjalan lebih lambat, sehingga tekstur, rasa, dan kesegaran bisa bertahan lebih lama selama penyimpanan di kulkas.



Buah yang dipotong

Begitu buah dipotong, bagian dalamnya langsung terbuka. Kondisi ini memicu proses penurunan kualitas berjalan lebih Murah. Penelitian di Journal of Agricultural and Food Chemistry menunjukkan beberapa jenis buah yang dipotong lebih Murah kehilangan kesegaran meski disimpan di kulkas.

Pemotongan Bahkan memicu peningkatan laju respirasi. Buah masih menjalankan proses metabolisme setelah dipanen, dan saat kulitnya terbuka, proses ini berjalan lebih Murah. Dampaknya, buah lebih Murah kehilangan kesegaran dan masuk ke fase penurunan kualitas.

Permukaan yang terbuka langsung bereaksi dengan oksigen. Warna mulai berubah dan rasa ikut terpengaruh. Contoh paling sering ditemukan Merupakan apel yang berubah kecokelatan setelah dipotong. Dalam proses ini, vitamin yang sensitif terhadap udara, terutama vitamin C, ikut menurun secara bertahap.

Buah Bahkan lebih Murah kehilangan air. Tekstur yang awalnya segar dan juicy berubah jadi lebih lembek atau berair di permukaan. Pada beberapa buah, cairan yang keluar Bahkan membuat permukaan terasa lengket.

Proses memotong ikut Mengoptimalkan aktivitas enzim di dalam buah. Enzim ini berperan dalam perubahan warna, pelunakan jaringan, Sampai sekarang penurunan rasa. Aktivitas ini berjalan lebih Murah pada buah yang Sebelumnya dipotong dibanding buah utuh.

Proses memotong Bahkan membuka peluang kontaminasi. Pisau, tangan, dan wadah bisa membawa mikroorganisme. Review di jurnal Horticulturae tahun 2024 menjelaskan bahwa buah potong lebih rentan karena permukaan jaringan terbuka menjadi tempat yang mudah untuk pertumbuhan bakteri.

Tetap Boleh Simpan Buah Potong di Kulkas

Menyimpan buah potong di kulkas tetap boleh dilakukan. Suhu dingin Membantu memperlambat proses kerusakan dan menekan pertumbuhan bakteri. Pendinginan membuat laju respirasi buah menurun, sehingga perubahan tekstur dan rasa tidak terjadi secepat di suhu ruang.

Meski begitu, proses penurunan kualitas tetap berjalan. Buah potong tidak bisa bertahan lama seperti buah utuh. Perubahan paling Murah terjadi pada tekstur dan kesegaran, baru kemudian diikuti penurunan nutrisi.

Supaya bisa tetap segar dan kualitas nutrisinya tidak turun drastis, buah potong sebaiknya dikonsumsi di hari yang sama. Batas paling Handal biasanya Sampai sekarang keesokan harinya. Berikutnya, perubahan mulai lebih terasa, baik dari tekstur, warna, maupun rasa.

Halaman 2 dari 2

Simak Video “Video: Takjil Kurma Ditambah Butter, Berapa Kalorinya?
[Gambas:Video 20detik]
(mal/up)



Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้