loading…
Amazon dan Google Didesak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data. FOTO/ DAILY
https://www.youtube.com/watch?v=y3
Perusahaan-perusahaan raksasa teknologi termasuk Amazon, Microsoft, dan Alphabet (perusahaan induk Google) menghadapi tekanan yang semakin besar dari para pemegang saham terkait dampak lingkungan dari pusat data mereka.
Sebelumnya, beberapa proyek bernilai miliaran Mata Uang Amerika terpaksa menghentikan pembangunan karena penentangan keras dari masyarakat setempat.
Sekarang, para investor menuntut transparansi yang lebih besar terkait data konsumsi listrik dan air di tengah pesatnya perkembangan infrastruktur AI.
Andrea Ranger, seorang direktur di Trillium Asset Management, mengatakan bahwa Ia Sudah meminta Alphabet untuk mengklarifikasi peta jalan mereka dalam mencapai tujuan iklim.
Sekalipun Alphabet berkomitmen untuk mengurangi emisi Sampai sekarang setengahnya pada tahun 2030, angka aktualnya justru meningkat sebesar 51%, sehingga membuat investor ragu tentang implementasi rencana tersebut.
Sementara itu, Green Century Capital Management Bahkan Pada Saat ini Bahkan sedang berdiskusi dengan Nvidia untuk memastikan bahwa manfaat jangka pendek dari AI tidak membahayakan risiko iklim dan keuangan jangka panjang.
Konsumsi air Bahkan menjadi Dalang kekhawatiran serius. Menurut data dari Mordor Intelligence, pusat data di Amerika Utara Berniat mengonsumsi hampir 1 triliun liter air pada tahun 2025, setara dengan kebutuhan air tahunan Kota New York.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA









