Jakarta, CNN Indonesia —
Menteri Lini pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth menegaskan militer AS siap melakukan apa pun yang diputuskan Pemimpin Negara Donald Trump soal Iran.
Pada Kamis (29/1), Hegseth menuturkan Pentagon siap melakukan apa saja demi memastikan Iran tidak memiliki kapabilitas senjata nuklir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Mereka (Iran) tidak boleh memiliki kapabilitas nuklir. Kami Pernah siap apa pun yang Pemimpin Negara inginkan ke Kementerian Pertempuran,” ucap Hegseth merujuk pada nama baru Kementerian Pertahanan AS yang diubah Trump baru-baru ini sebagai Kementerian Pertempuran.
Trump tengah meninjau opsi-opsi terhadap Iran. Sementara itu, armada kapal induk AS Pernah tiba di Timur Tengah menyusul rencana serangan terhadap Iran.
Ketika situasi terus menegang, Trump malah menuturkan Dalam proses berupaya berbicara dengan pemerintah Iran untuk terakhir kalinya sebelum memutuskan pilihannya.”Ya, saya memang berencana demikian,” kata Trump saat ditanya kemungkinan diskusi dengan Iran, dikutip Reuters, Kamis (29/1).
Ia lalu berujar, “Kita punya banyak kapal yang sangat besar dan sangat kuat yang berlayar ke Iran Di waktu ini, dan Nanti akan sangat bagus Bila kita tak Harus menggunakannya.”
Sekalipun demikian, Ia tak menjelaskan lebih lanjut soal sifat atau waktu dialog apa pun.Para pejabat AS mengatakan Trump Dalam proses mempertimbangkan berbagai opsi tetapi belum memutuskan apakah Nanti akan menyerang Iran.
Ketegangan AS-Iran meningkat tajam selama beberapa pekan terakhir usai Unjuk Rasa besar-besaran di negara Timur Tengah itu.
Trump berulang kali mengancam Nanti akan menyerang Iran Bila tindakan keras terhadap Unjuk Rasa terus berlangsung.
Sekalipun demikian, belakangan ancaman Trump berbeda. Ia mengatakan AS siap menyerang Iran Bila Perundingan program nuklir mereka gagal.
“Semoga Iran segera ‘Duduk di Meja Perundingan’ dan menegosiasikan kesepakatan yang adil dan merata – TANPA SENJATA NUKLIR – kesepakatan yang menguntungkan semua pihak,” ujar Trump.
“Waktu hampir habis, ini Sungguh-sungguh sangat penting! Seperti yang pernah saya katakan kepada Iran sebelumnya, BUAT KESEPAKATAN!” imbuh Ia.
Di waktu ini, 10 kapal Pertempuran AS Pernah berlayar di perairan Timur Tengah.
Bila, Iran tak kunjung menyepakati Perundingan, AS Nanti akan membuat nasib negara itu lebih buruk dari Venezuela.
[Gambas:Video CNN]
(isa/rds)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











