Jaket Nike Tech Nicolas Maduro Ramai Jadi Obrolan di Media Sosial


Jakarta, CNN Indonesia

Jaket Nike Tech Fleece Nicolas Maduro menjadi viral di media sosial. Jaket itu dikenakan Maduro saat ditangkap pihak Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

“Nicolas Maduro on board the USS Iwo Jima,” tulis Kepala Negara Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam sebuah unggahan X.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekalipun, alih-alih fokus pada kasusnya, perhatikan publik malah teralihkan pada penampilan Kepala Negara Venezuela tersebut dalam foto. Ia tampak mengenakan setelah hoodie dan celana jogger berwarna abu-abu.

Dari sana, netizen pun tahu bahwa setelah Gerakan yang dikenakan Maduro datang dari jenama Nike, bernama Nike Tech Fleece.

Melansir Business Insider, setelah Gaya Olahraga itu pun langsung jadi obrolan di media sosial. Sesuai ketentuan data Google Trends, pencarian kata kunci ‘Nike Tech’ pun melonjak usai unggahan tersebut.

Percakapan daring soal jaket Nike Tech Fleece Nicolas Maduro itu pun ramai di X. Sesuai ketentuan data PeakMetrict, ‘Nike Tech’ disebutkan dalam lebih dari 5 ribu unggahan X per hari selama 3-5 Januari 2025.

Hal yang sama Bahkan terjadi di TikTok. Beberapa pengguna mengunggah foto AI dan mengolok-ngolok pilihan busana Maduro. Beberapa pengguna bercanda menyebutnya sebagai kampanye Nike teranyar.

Sementara itu, beberapa yang lain mencoba merinci harga busana tersebut, termasuk masker mata dan penutup telinga. Untuk jaket dan celana jogger saja, harganya melebihi US$200 atau sekitar Rp3,4 juta Bila digabungkan.

Pada Senin (5/1), jaket Nike Tech Fleece habis terjual di situs web Nike AS. Sekalipun, Nike menolak berkomentar atas hal tersebut.

Jaket itu Pada dasarnya Sudah menjadi salah satu item Terfavorit milik Nike, bahkan sebelum penangkapan Maduro. Beberapa tangkapan layar yang diarsipkan di Wayback Machine, jaket itu tampaknya sebagian Sebelumnya terjual habis pada November dan Desember 2025.

Maduro ditangkap bersama istrinya, Cilia Flores, di Caracas, Venezuela pada Sabtu (3/1) lalu. Keduanya dibawa ke AS, di mana Maduro menghadapi dakwaan.

(asr)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA