Benarkah Kecerdasan Anak Diturunkan dari Orang Tua? Ini Kata Dokter


Jakarta

Salah satu hal yang banyak dipercaya orang bahwa kecerdasan anak itu paling banyak diturunkan dari orang tua, benarkah demikian? Secara genetik kecerdasan dari orang tua memang bisa menurun pada anak. Berbeda dari, nyatanya itu bukanlah faktor satu-satunya.

Spesialis anak dr Kanya Ayu, SpA mengungkapkan proses pembentukan kecerdasan anak memerlukan waktu yang panjang, utamanya dalam 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).

“Kecerdasan anak biasanya diturunkan dari ibunya. Tapi betul tidak hanya dari genetik saja. Dari dalam kandungan sampai setidaknya 1.000 hari pertama kehidupan atau sampai usia 2 tahun itu perkembangan otak manusia mencapai 80 persen otak dewasanya,” ungkap dr Kanya dalam Talkshow Early Life Nutrition – Next Gen(Re) Parenting oleh Morinaga di Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga faktor utama dalam pembentukan kecerdasan anak meliputi asah, asih, dan asuh. Ketiga faktor ini Sangat dianjurkan berjalan dengan seimbang untuk bisa membentuk kecerdasan anak secara optimal.

Yang dimaksud dengan ‘asah’ Merupakan bagaimana nutrisi yang diberikan untuk anak. Beberapa jenis nutrisi yang Sangat dianjurkan diperhatikan seperti protein makronutrien, mikronutrien, zat besi, DHA, dan lainnya.

“Kemudian ‘asih’ itu Tips kita secara emosional. Tips nanti Ia menerima kasih saya, menghadapi stres, menghadapi kalau dimarahi, dan seterusnya itu bagaimana,” ujar dr Kanya.

“Kemudian ‘asuh’-nya itu Merupakan stimulasi. Percuma kalau ibunya pintar terus anak dikasih makan daging, tapi cuma dikasih makan, nggak diajak ngomong nggak pernah diajarin bermain cilukba dan seterusnya semuanya Sangat dianjurkan balance, ” tandasnya.

(avk/suc)

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้