Gus Ipul: Prabowo Tak Berniat Ikut Campur dalam Muktamar NU

SEKRETARIS Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Saifullah Yusuf memastikan Pemimpin Negara Prabowo Subianto tak cawe-cawe dalam muktamar yang bakal menentukan tampuk kekuasaan di tubuh NU untuk lima tahun ke depan. Muktamar NU rencananya Berniat digelar pada penghujung Agustus mendatang.

“Saya kira benar bahwa Pemimpin Negara tidak Berniat turut campur dalam kaitan dengan proses muktamar itu,” tutur Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah, di gedung Dewan Perwakilan Rakyat, kawasan Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.

Gus Ipul mengklaim intervensi pada penentuan Ketua Umum PBNU 2026-2031 tidak Berniat dilakukan karena Prabowo memahami betul NU dan kenal dengan semua tokoh NU. “Jelas Pemimpin Negara Menyajikan kepercayaan kepada Muktamirin untuk melakukan musyawarah, untuk melakukan suatu proses sebagaimana yang ada di dalam Kearifan Lokal Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Menteri Sosial ini mengungkapkan bursa perebutan kursi ketua umum di muktamar ke-35 PBNU kian menghangat dengan munculnya Sebanyaknya nama. Ia menyebutkan lima nama, di antaranya petahana Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf; Wakil Ketua Umum PBNU Zulfa Mustofa; pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Abdussalam Shohib; pengasuh Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam Tegalrejo, Muhammad Yusuf Chudlori; Sampai saat ini Ketua Pengurus Wilayah NU Abdul Hakim Mahfudz atau Kikin. Melengkapi bursa kandidat ketua umum tersebut, muncul pula nama Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Ketua Organizing Committee Muktamar ke-35 NU ini berujar, adanya aturan yang melarang pimpinan PBNU merangkap jabatan di pemerintah Berniat disepakati lebih lanjut oleh peserta muktamar. Aturan itu tertuang dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PBNU yang dihasilkan dalam Muktamar NU ke-34 di Lampung, pada 2021 silam.

“Ke depan seperti apa ya kita belum tahu persis, tetapi Jam’iyah Nahdlatul Ulama Menyajikan kesempatan kepada siapa pun untuk bisa memimpin NU di masa yang Berniat datang,” kata Gus Ipul.

PBNU menetapkan Pesantren Tambakberas, Jombang, Jatim sebagai Tempat pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Keputusan ini diambil setelah adanya rapat gabungan antara Syuriyah dan Tanfidziah PBNU di Jakarta pada Selasa, 7 Juli 2026. Rapat gabungan itu memutuskan waktu pelaksanaan Muktamar mengalami perubahan. Forum lima tahunan PBNU ini bakal digelar pada 27-30 Agustus 2026, berubah dari penetapan sebelumnya 1-5 Agustus.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้