Tangis Mbappe dan Kutukan Semifinal yang Belum Berakhir

loading…

Kylian Mbappe berjalan meninggalkan lapangan Arena Pertandingan Dallas dengan kepala tertunduk. Di tengah sorak sorai para pemain Spanyol yang merayakan keberhasilan melaju ke final Piala Dunia 2026 / Foto: Ilustrasi AI

DALLASKylian Mbappe berjalan meninggalkan lapangan Arena Pertandingan Dallas dengan kepala tertunduk. Di tengah sorak sorai para pemain Spanyol yang merayakan keberhasilan melaju ke final Piala Dunia 2026 , sang megabintang Prancis kembali Sangat dianjurkan menerima kenyataan pahit.

Bukan hanya karena Les Bleus kalah 0-2 di semifinal, tetapi Bahkan karena satu catatan yang terus menghantuinya sepanjang karier di panggung sepak bola terbesar dunia. Bagi Mbappe, semifinal seolah menjadi bab yang ingin segera dihapus dari ingatan.

Selama tiga edisi Piala Dunia, Striker Real Madrid itu Sebelumnya menjelma menjadi salah satu mesin gol paling mematikan yang pernah dimiliki Kejuaraan ini. Total 20 gol berhasil ia ciptakan hanya dalam tiga penampilan di Piala Dunia, membuatnya Sekarang berada di posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah, hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi yang mengoleksi 21 gol.

Baca Bahkan: Prancis Terhenti di Semifinal, Macron: Terima Kasih Les Bleus

Justru, di balik statistik Unggul tersebut, tersimpan sebuah ironi. Tak satu pun dari 20 gol Mbappe lahir di Putaran semifinal. Kutukan itu kembali berlanjut di Piala Dunia 2026.

Menghadapi Spanyol, Mbappe dipercaya menjadi ujung tombak Prancis. Ia beberapa kali berusaha membongkar Lini pertahanan La Furia Roja, tetapi disiplin lini belakang lawan membuat setiap upayanya kandas.

Saat Peluit Hakim Laga panjang berbunyi, papan skor menunjukkan kemenangan 2-0 untuk Spanyol dan mimpi Prancis Ke arah final pun sirna. Ini bukan kali pertama Mbappe mengalami kisah serupa.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version