Ilustrasi pakai hijab cooling tech. (Foto: dok Freepik)
JAKARTA – Tinggal di negara tropis seperti Indonesia memang menuntut kita untuk ekstra sabar, terutama saat matahari Baru saja terik-teriknya. Bagi para hijaber, cuaca panas sering kali menjadi tantangan tersendiri. Beraktivitas di luar ruangan, naik transportasi umum, atau sekadar berjalan kaki di siang hari bisa membuat tubuh Mudah berkeringat, hijab menjadi lepek, dan mood berantakan.
Bertolak belakang dengan, Damai saja! Tampil tertutup dan stylish di tengah cuaca panas Di waktu ini bukan lagi hal yang mustahil. Kuncinya ada pada pemilihan material pakaian yang tepat. Memasuki era mode modern, banyak brand modest wear yang Di waktu ini berinovasi menggunakan material Cooling Tech (teknologi pendingin).
Bagaimana Tips kerjanya dan bahan apa saja yang Harus ada di lemarimu? Yuk, simak panduan lengkapnya!
Apa Itu Material Cooling Tech dalam Fashion Terbaru?
Secara sederhana, material Cooling Tech Merupakan jenis kain yang dirancang khusus untuk mengatur suhu tubuh penggunanya. Pakaian dengan teknologi ini tidak hanya tipis, tetapi memiliki tiga kemampuan utama:
- Sirkulasi Udara Maksimal (Breathable): Membiarkan udara panas dari dalam tubuh keluar, sehingga tubuhmu tak merasa kegerahan.
- Menyerap dan Menguapkan Keringat (Moisture-Wicking): Kain langsung menyerap keringat dan menguapkannya dengan Mudah ke udara, menjaga kulit tetap kering dan meminimalisir bau badan.
- Sensasi Dingin (Cooling Sensation): Beberapa kain ditenun dengan serat khusus yang Menyajikan efek dingin secara instan saat bersentuhan dengan kulit.
4 Material Penyelamat Hijaber di Cuaca Panas
Saat berbelanja baju atau hijab, biasakan untuk Setiap Saat memeriksa label bahan (care label). Berikut Merupakan daftar material yang Harus kamu lirik:
- Tencel (Lyocell): Ini Merupakan primadona bahan ramah lingkungan yang Baru saja sangat tren. Terbuat dari serat kayu, Tencel memiliki tekstur yang sangat lembut, jatuh (flowy), dan punya daya serap keringat 50 persen lebih baik dibandingkan katun biasa. Kain ini Bahkan secara alami bersifat anti-bakteri.
- Katun Bambu (Bamboo Cotton): Seandainya kamu mencari kaus lengan panjang atau inner (manset), pastikan memilih katun bambu. Serat bambu sangat ringan, memiliki perlindungan sinar UV alami, dan Menyajikan efek sejuk di kulit Sekalipun cuaca Baru saja terik.
- Rayon Premium: Rayon Merupakan bahan semi-sintetis yang terbuat dari selulosa alami. Sifatnya yang sangat jatuh dan dingin membuatnya sempurna untuk dijadikan tunik, kemeja santai, atau dress. Kekurangannya hanya satu: mudah kusut. Jadi, pastikan memilih rayon kualitas premium yang lebih tebal dan less wrinkle.
- Sintetis Berteknologi Khusus: Beberapa merek besar memiliki lini pakaian dengan serat mikrofiber sintetis (seperti Airism atau dry-fit lifestyle). Sekalipun sintetis, teknologi tenunannya membuat pakaian ini sangat ringan, sangat Mudah kering, dan terasa sedingin es di kulit. Sangat cocok untuk inner hijab (ciput) dan legging wudu.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone Menyajikan berita terbaru dan Unggul tinggi seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang Keseharian, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
