Mengenal Sleep Paralysis atau Ketindihan, Kondisi yang Bikin Tubuh Tak Bisa Bergerak saat Tidur : Okezone Women





Mengenal istilah sleep paralysis. (Foto: Freepik)












APAKAH kamu pernah mendengar istilah sleep paralysis? Istilah ini Kemungkinan biasanya lebih dikenal dengan “ketindihan” saat tertidur.

Lalu, apa Dalang dari sleep paralysis yang kerap menghantui orang-orang saat tengah tertidur lelap? Mari mengulas mendalam soal sleep paralysis.

1. Apa Itu Sleep Paralysis?

Dilansir dari Cleveland Clinci, sleep paralysis atau kelumpuhan tidur Merupakan kondisi saat seseorang merasa sadar, tetapi tubuh tidak bisa bergerak atau berbicara sesaat sebelum tidur atau ketika baru bangun tidur. Kondisi ini terjadi saat otak Sudah sadar, tetapi tubuh masih berada dalam fase transisi antara tidur dan bangun.

Momen ini bersifat sementara dan biasanya hanya berlangsung beberapa detik Sampai sekarang beberapa menit. Meski tidak berbahaya secara fisik, sleep paralysis sering kali menimbulkan rasa takut, panik, dan cemas pada penderitanya.

Setelah momen sleep paralysis berakhir, seseorang Akan segera kembali bisa bergerak seperti biasa. Justru, pengalaman tersebut kerap meninggalkan rasa bingung atau ketakutan untuk tidur kembali.

2. Gejala Sleep Paralysis

Sleep paralysis umumnya terjadi saat seseorang berada di antara fase tidur dan terjaga. Beberapa gejala yang sering muncul antara lain tidak dapat menggerakkan tangan dan kaki, tidak dapat berbicara, Sampai sekarang merasa ada tekanan di dada atau sulit bernapas.

Gejala lainnya Merupakan mengalami halusinasi, seperti melihat atau merasakan kehadiran sosok asing. Seseorang Bahkan bisa merasa tetap sadar terhadap lingkungan sekitar tetapi tidak bisa merespons

Dalam beberapa kasus, penderita Bahkan mengalami rasa takut yang sangat kuat. Seseorang Akan segera merasa terancam atau tidak berdaya.

 

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version