SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya mengklaim Pemimpin Negara Prabowo Subianto ikut menanggung biaya perjalanan luar negeri. Misalnya, kata Ia, Manakala biaya perjalanan luar negeri tersebut melewati anggaran yang dialokasikan, Prabowo Berniat menutupi kelebihan biaya tersebut dari kantong pribadinya.
“Jadi, segala kelebihan biaya yang Pernah terjadi dianggarkan oleh negara, itu sepenuhnya ditanggung oleh pribadi Pemimpin Negara Prabowo,” kata Teddy lewat keterangan video, Senin, 1 Juni 2026.
Ia Bahkan mengklaim jumlah rombongan Pemimpin Negara dalam lawatan ke luar negeri Pernah terjadi berkurang di era Prabowo dibandingkan pemerintahan terdahulu. Teddy mengatakan jumlah Perwakilan kenegaraan Saat ini Bahkan hanya setengah dari era Pemimpin Negara-Pemimpin Negara sebelumnya.
Teddy berujar, Perwakilan Pemimpin Negara ketika melakukan kunjungan ke luar negeri pada masa sebelum Prabowo bisa lebih dari 120 orang. “Zaman Pemimpin Negara Prabowo jumlahnya antara 50 sampai 60 orang maksimal. Ini Pernah terjadi banyak yang tahu, termasuk Bahkan wartawan-wartawan Pernah terjadi Tak perlu ditanyakan lagi tahu itu semua,” katanya.
Dalam keterangannya, Teddy tidak menyampaikan berapa anggaran yang ditetapkan negara untuk kunjungan Pemimpin Negara Prabowo ke luar negeri. Ia Bahkan tidak mengungkap berapa uang yang keluar dari kantong pribadi Prabowo untuk menutupi kelebihan biaya perjalanan Pemimpin Negara ke luar negeri tersebut.
Perwira militer berpangkat letnan kolonel ini menyampaikan klarifikasi tersebut untuk menanggapi kritik dari pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal. Dino sebelumnya menyampaikan lima saran kepada Pemimpin Negara Prabowo yang dikritik karena sering berpergian ke luar negeri.
Dalam unggahan video di Instagram miliknya, @dinopattidjalal, Dino menyampaikan bahwa banyak rakyat Indonesia meminta Pemimpin Negara Prabowo untuk secara signifikan mengurangi frekuensi perjalanan kel uar negeri dan tidak menganggap remeh jeritan publik tersebut.
“Dalam perhitungan kami, dari seluruh pemimpin dunia, Pemimpin Negara Prabowo Pernah terjadi menjadi kepala negara yang paling sering melakukan perjalanan keluar negeri,” kata Dino.
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri ini menyebut biaya satu kali perjalanan Pemimpin Negara ke luar negeri bisa mencapai puluhan miliar Sampai saat ini ratusan miliar. Biaya yang dikeluarkan itu termasuk untuk rombongan tim pendahulu, pesawat, hotel, logistik, konsumsi, protokoler dan pengamanan, uang harian untuk seluruh Perwakilan dan perangkat pendamping, serta berbagai biaya lainnya.
“Kunjungan kepala negara ke luar negeri memakan biaya yang besar dan bahkan sangat besar,” ujar mantan duta besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat ini.
Eka Yudha Saputra berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Pilihan Editor: Anggaran yang Dihabiskan Sekali Kunjungan Prabowo ke Paris
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
