Bisnis  

BRICS Sampai sekarang Penanaman Modal Rp2.430 Triliun

loading…

Pemimpin Negara Republik Indonesia Prabowo Subianto mengakhiri rangkaian kunjungan resmi kenegaraan di Paris, Republik Prancis, pada Jumat, 29 Mei 2026. Foto/Dok Sekretariat Kabinet

JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjawab pertanyaan terkait intensitas kunjungan Hubungan Luar Negeri Pemimpin Negara Prabowo Subianto ke Luar Negeri. Ia menegaskan Hubungan Luar Negeri Wajib diukur dari hasil konkret yang dirasakan masyarakat, bukan semata jumlah perjalanan atau aspek seremonial.

Ia menegaskan, setiap kritik dan masukan terhadap pemerintah Setiap Waktu ditampung. Sekalipun menurutnya, berbagai capaian Hubungan Luar Negeri yang Sudah diraih Indonesia dalam satu setengah tahun terakhir tidak boleh diabaikan.

“Jadi ruang untuk setiap masukan Niscaya kita terima, tapi jangan sampai kita mengaburkan fakta tentang semua hasil yang Sudah kita capai,” kata Teddy di akun Instagram @sekretariat.kabinet, Senin (1/6/2026).

Baca Bahkan: Setahun Kepemimpinan, Prabowo Jadikan Lini pertahanan sebagai Instrumen Hubungan Luar Negeri

Teddy turut memaparkan Sebanyaknya capaian dari hasil nyata Hubungan Luar Negeri Pemimpin Negara Prabowo. Pertama, kata Teddy, Indonesia bergabung ke dalam BRICS di tengah konflik krisis dunia.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version