loading…
Scania Menguji Teknologi Vehicle-to-Grid . Foto/ Scania
Melalui teknologi pengisian daya dua arah, truk listrik dapat mengirimkan energi yang tersimpan dalam baterai kembali ke jaringan listrik saat kendaraan diparkir. Pendekatan ini dipandang mampu Membantu menstabilkan jaringan listrik, mengurangi tekanan pada konsumsi listrik puncak, dan Memanfaatkan penggunaan energi terbarukan.
Menurut Scania, penggunaan truk listrik skala besar, terutama di depot pengisian daya, dapat Menyediakan tekanan tinggi pada infrastruktur listrik lokal ketika banyak kendaraan diisi daya secara Pada waktu yang sama.
Berbeda dari, pada saat yang sama, truk listrik Kenyataannya memiliki kapasitas baterai yang besar yang seringkali tidak digunakan saat kendaraan tidak beroperasi.
Teknologi V2G memungkinkan kapasitas energi ini untuk digunakan kembali untuk manajemen energi dan menghasilkan sumber pendapatan tambahan bagi perusahaan yang mengoperasikannya.
Scania Bahkan menjelaskan bahwa mengintegrasikan pengisian daya dua arah dalam operasi depo dapat Membantu Memanfaatkan penggunaan energi terbarukan yang dihasilkan secara lokal, termasuk energi surya, serta Menyediakan fleksibilitas yang lebih besar dalam koneksi jaringan dan konsumsi energi.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
