Bisnis  

IHSG Longsor ke Level 6.400, Purbaya Minta Investor Jangan Panik: Serok Bawah Sekarang

loading…

Menkeu Purbaya meminta para pelaku pasar dan investor saham domestik tidak panik dalam merespons kejatuhan IHSG yang sempat menyentuh level 6.400. Foto/Dok

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta para pelaku pasar dan investor saham domestik tidak panik dalam merespons kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) yang sempat menyentuh level 6.400. Purbaya menegaskan bahwa koreksi tajam tersebut murni akibat sentimen jangka pendek dan bukan mencerminkan kondisi riil Keadaan Ekonomi Negara.

Menurutnya, Pemerintah memastikan bahwa fundamen ekonomi Indonesia Sekarang dalam kondisi yang sangat kokoh, sehingga penurunan indeks saham justru menjadi momentum Barang Dagangan bagi investor untuk melakukan akumulasi beli.

“Enggak apa-apa nanti kita perbaiki. Kan pondasi ekonominya kan bagus. Itu masalah sentimen jangka pendek. Jadi saya Akan segera fokus jaga pondasi ekonomi dengan memastikan Peningkatan Ekonomi tidak terganggu,” ujar Purbaya di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Baca Bahkan: Awal Pekan, IHSG Dibuka Ambruk 1,4% ke Level 6.628

Guna menahan efek domino kejatuhan pasar saham terhadap Nilai Mata Uang IDR, Kementerian Keuangan meluncurkan strategi intervensi agresif di pasar Surat Berharga Negara (SBN) melalui mekanisme stabilitas pasar obligasi. Langkah ini dirancang untuk membentengi psikologis investor asing dari kepanikan.

“Nanti kita Bahkan Akan segera masuk ke bond market mulai hari ini. Minggu lalu udah masuk tapi hanya sedikit, mulai hari ini Akan segera kita masuk dengan lebih signifikan lagi sehingga pasar obligasinya terkendali, sehingga asing yang pegang obligasi enggak keluar karena takut misalnya ada capital loss gara-gara harga obligasi turun. Itu kan bisa Mendukung pergerakan IDR sedikit,” jelas Purbaya.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version