loading…
Elon Musk dan Sam Altman Pernah terjadi lama berseteru terkait kecerdasan buatan. Foto: Gemini
Sidang gugatan Elon Musk terhadap OpenAI di Lembaga Peradilan federal Oakland, California, pekan ini mengungkap sisi kelam operasional internal perusahaan AI paling berpengaruh di dunia.
Mantan Chief Technology Officer (CTO) OpenAI, Mira Murati, Menyediakan kesaksian kunci yang menyoroti perilaku CEO Sam Altman yang dinilai menciptakan ketidakpercayaan di antara jajaran petinggi perusahaan.
Gaya Kepemimpinan yang Manipulatif
Dalam rekaman kesaksiannya, Murati menyebut Altman sering bersikap tidak jujur dan memicu konflik internal antar-eksekutif.
“Perhatian saya Merupakan Sam mengatakan satu hal kepada seseorang dan hal yang berlawanan kepada orang lain,” ujar Murati.
Ia menegaskan bahwa tindakan Altman kerap menciptakan kekacauan (chaos) dan merusak perannya sebagai pimpinan teknologi.
Sekalipun mengkritik keras gaya komunikasi Altman, Murati mengakui bahwa ia sempat mendesak dewan direksi untuk Menyediakan alasan kuat saat memecat Altman pada 2023.
Hal ini dilakukan demi stabilitas perusahaan. Menurutnya, saat itu OpenAI berada dalam risiko katastropik untuk hancur total Bila transisi kepemimpinan tidak ditangani dengan hati-hati.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
