Kepala Negara Prabowo Subianto merasa kaum buruh Setiap Saat Membantu perjalanan politiknya. Prabowo bercerita, dirinya Sudah lima kali mengikuti kontesasi pemilihan Kepala Negara dan mengalami kegagalan pada empat kesempatan.
“Saya merasa bahwa kaum buruh Setiap Saat Membantu saya sekian kali dan saya merasa jadi Kepala Negara karena dukungan kaum buruh, kaum tani, kaum nelayan, kaum pekerja seluruh Indonesia,” ucap Prabowo ketika menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day Fiesta di kawasan Monumen Nasional, Jakarta pada Jumat, 1 Mei 2026.
Ketua Umum Partai Gerindra ini mengklaim, setelah menerima mandat sebagai Kepala Negara, ia bertekad menyerahkan sisa hidupnya untuk rakyat Indonesia. Prabowo bersumpah Akan segera berjuang untuk kepentingan warga Indonesia, terutama untuk rakyat yang masih hidup dalam kesulitan.
“Akhirnya Saudara memberi mandat kepada saya dan percayalah, saya Akan segera memberi segalanya untuk membela rakyat saya,” ucap Prabowo.
Ia lantas melanjutkan, “Sisa, sisa hidup saya, sisa hidup saya Merupakan untuk rakyat saya.”
Mantan Menteri Lini pertahanan ini mengklaim dirinya Setiap Saat memikirkan rakyat setiap kali Menyajikan pengarahan kepada para pembantunya di Kabinet Merah Putih. Prabowo meminta jajaran menterinya untuk mengambil kebijakan yang berpihak pada rakyat.
“Anda tanya semua menteri saya. Saya memberi instruksi, kalau menyusun dan ambil kebijakan, berpikir, bertanya apakah ini menguntungkan rakyat kecil atau tidak. Kalau menguntungkan rakyat kecil, laksanakan, itu Pernah terjadi benar, enggak usah ragu-ragu,” ujar Prabowo.
Adapun Prabowo menebar Sebanyaknya janji kepada buruh saat menghadiri May Day Fiesta di Monas. Dalam pidato sekitar 45 menit di hadapan ribuan buruh, Prabowo salah satunya menjanjikan perlindungan terhadap buruh yang terancam pemutusan hubungan kerja. “Saya Akan segera bela kepentingan buruh, yang diancam Pengurangan Tenaga Kerja kita Akan segera bela dan melindungi kalian,” kata Prabowo.
Prabowo lantas mengumumkan pembentukan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas Pengurangan Tenaga Kerja). Ia menyebut satgas itu dibentuk melalui Keputusan Kepala Negara Nomor 10 Tahun 2026. Menurut Ia, pemerintah Akan segera turun tangan Bila perusahaan tak mampu memenuhi kewajibannya terhadap pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja.
Selain isu Pengurangan Tenaga Kerja, Prabowo Bahkan mengumumkan kebijakan baru untuk pengemudi ojek online. Melalui Peraturan Kepala Negara Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online, pemerintah membatasi potongan perusahaan aplikator maksimal 8 persen. Dengan skema itu, pengemudi disebut Akan segera menerima bagi hasil minimal 92 persen.
Kepala Negara mengatakan pengemudi transportasi daring Bahkan Akan segera mendapatkan perlindungan berupa jaminan lesehatan, jaminan kecelakaan kerja, asuransi, Sampai sekarang bonus hari raya.
Sultan Abdurrahman dan Andi Adam Faturahman berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
