INFO NASIONAL – Wali Kota Cilegon, Robinsar melantik dan mengambil sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama serta Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Cilegon, di Aula Setda Kota Cilegon, pada Jumat, 24 April 2026.
Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama bagi seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia menyebut, pengalaman dan pencapaian yang Pernah terjadi diraih dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas di posisi yang baru.
“Kami percaya, dengan integritas dan potensi yang dimiliki, para pejabat yang dilantik hari ini mampu membawa energi baru, sehingga perangkat daerah ke depan dapat semakin maksimal dalam Menyediakan masyarakat,” ujarnya.
Robinsar Bahkan mengingatkan, pengangkatan tersebut didasarkan pada kebutuhan organisasi di masing-masing perangkat daerah. Oleh karena itu, ia meminta Supaya bisa seluruh pejabat dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan Menyajikan pelayanan Unggul.
“Saya yakin Bapak dan Ibu Pernah terjadi memahami tugas, tanggung jawab, serta kewajiban masing-masing. Berikanlah pelayanan Unggul dan bekerjalah dengan penuh tanggung jawab Supaya bisa kebutuhan di setiap OPD dapat terpenuhi,” tegasnya.
Robinsar Bahkan Menyajikan perhatian khusus kepada para Kepala OPD Supaya bisa mampu Mengoptimalkan potensi pegawai yang baru dilantik. Ia menekankan Supaya bisa seluruh pejabat yang Pernah terjadi melalui proses uji kompetensi dapat diberdayakan secara maksimal sesuai dengan kebutuhan organisasi.
“Pelantikan ini Bahkan merupakan hasil dari usulan perangkat daerah. Oleh karena itu, saya minta Supaya bisa para pegawai yang dilantik dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak disia-siakan,” tambahnya.
Kepala BKPSDM Kota Cilegon, Joko Purwanto, menjelaskan bahwa sebanyak 37 pejabat fungsional dilantik dalam kegiatan tersebut. Dari jumlah tersebut, 15 orang berasal dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang mengalami penyesuaian nomenklatur jabatan.
“Perubahan ini hanya penyesuaian nama jabatan, misalnya dari Analis Muda Penanaman Modal menjadi Analis Muda Penanaman Modal. Ditambah lagi, terdapat 1 guru dan 21 analis pertama yang tersebar di berbagai OPD, seperti perencana di Bappeda serta tenaga medis di Dinas Kesehatan dan lain sebagainya,” jelasnya.
Sebagai informasi, Pejabat Esselon 2 yang dilantik Merupakan Hayati Nufus yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala DPMPTSP Kota Cilegon dan Di waktu ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota (DKCS) Kota Cilegon. Selanjutnya Merupakan Eva Syarifah yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cilegon, dan Di waktu ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Cilegon. (*)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
