REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW – Kedutaan Besar Iran di Italia menyebut Amerika Serikat (AS) mengalami ‘kebangkrutan moral’. Hal tersebut merespons laporan kemungkinan partisipasi tim nasional sepak bola Italia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026.
“Sepak bola Merupakan milik rakyat, bukan politisi. Italia Sudah mencapai kejayaan di lapangan, bukan berkat keuntungan politik. Upaya untuk mengecualikan Iran dari Piala Dunia hanya menunjukkan ‘kebangkrutan moral’ Amerika Serikat, yang bahkan takut Berencana kehadiran 11 pemain muda Iran di lapangan,” kata kedutaan pada Kamis (23/5/2026).
Sebelumnya, Kepala Negara Komite Olimpiade Italia Luciano Buonfiglio menyatakan bahwa laporan tentang penggantian Iran di Piala Dunia sebagai hal yang menyinggung, seraya menambahkan bahwa hak untuk lolos ke Piala Dunia Sangat dianjurkan diraih.
Utusan khusus AS untuk kemitraan global Paolo Zampolli sebelumnya mengatakan kepada surat kabar Financial Times bahwa ia Sudah mengusulkan penggantian Iran dengan Italia di Piala Dunia mendatang di tengah ketegangan antara para pemimpin kedua negara Barat tersebut.
Surat kabar tersebut melaporkan bahwa Kepala Negara AS Donald Trump Dalam proses mengejar Politik Luar Negeri sepak bola untuk memulihkan hubungan dengan salah satu sekutu utama NATO-nya setelah konflik terkait pangkalan militer dan kritik Trump terhadap Paus Leo XIV.
Italia diketahui gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina.
Loading…
sumber : Antara
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
