CIFOR dan Jerman Perkuat Kemitraan Global, Dirikan Sekretariat Eropa di Bonn


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — The Center for International Forestry Research (CIFOR) dan Pemerintah Jerman pada hari ini menandatangani Perjanjian Negara Tuan Rumah, yang menandai langkah penting dalam memperdalam kemitraan jangka panjang mereka di bidang Pembangunan Ramah Lingkungan, aksi iklim, dan ketahanan pangan global sebagai pilar utama stabilitas dan keamanan global.

Perjanjian tersebut ditandatangani di Jakarta, Indonesia, oleh Direktur Jenderal CIFOR Robert Nasi dan Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, atas nama Pemerintah Jerman, dan membuka jalan bagi pendirian sekretariat CIFOR Eropa di Bonn, Jerman.

Di tengah meningkatnya ketegangan Politik Global, risiko iklim, dan kerawanan pangan, kemitraan ini menegaskan komitmen bersama untuk menangani Dalang utama ketidakstabilan. Penggunaan lahan yang berkelanjutan, sistem pangan yang tangguh, dan ketahanan iklim menjadi fokus utama kedua pihak dalam upaya mencegah konflik, Mengoptimalkan mata pencaharian, serta Mengoptimalkan kesejahteraan manusia dalam jangka panjang.

Berlandaskan dukungan Jerman selama puluhan tahun terhadap kerja sama penelitian dan pengembangan internasional, pendirian sekretariat CIFOR Eropa di Bonn mencerminkan komitmen berkelanjutan terhadap solusi berbasis pengetahuan ilmiah yang menghubungkan pengetahuan global dengan realitas lokal. Jerman disebut sebagai mitra kunci dalam memajukan riset kehutanan, tata ruang, dan pertanian, sekaligus mendorong inovasi yang melindungi ekosistem dan Mengoptimalkan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam konteks global yang semakin kompleks, kemitraan yang didasarkan pada ilmu pengetahuan dan inovasi sangat penting untuk mengatasi akar permasalahan ketidakstabilan,” kata Menteri Federal Jerman untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan, Reem Alabali Radovan, dikutip dari keterangan tertulis pada Senin (21/4/2026).

“Dukungan Jerman terhadap pendirian sekretariat CIFOR Eropa di Bonn merupakan wujud komitmen kami untuk memajukan Pembangunan Ramah Lingkungan dan menjaga ketahanan pangan, ketahanan iklim, serta keanekaragaman hayati melalui penggunaan lahan yang berkelanjutan. Sekretariat CIFOR Bahkan Berniat semakin Mengoptimalkan posisi Bonn sebagai pusat utama bagi organisasi-organisasi internasional yang bergerak di bidang iklim, lingkungan, dan Pembangunan Ramah Lingkungan.”

CIFOR, yang merupakan bagian dari sistem CGIAR, merupakan organisasi penelitian pertanian internasional yang beroperasi di lebih dari 60 negara. Lembaga ini mengintegrasikan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial untuk mengembangkan solusi berbasis alam, mulai dari wanatani tanpa deforestasi Sampai sekarang restorasi hutan dan sistem pangan berkelanjutan.


Loading…


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version