Sebuah proyektil melintasi langit di atas kota Nablus, Tepi Barat, 27 Maret 2026. Militer Israel melaporkan bahwa mereka Pernah terjadi mendeteksi rudal yang diluncurkan dari Iran Ke arah Israel, beberapa di antaranya menghantam Israel tengah.
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Tenggat waktu gencatan senjata Iran versus AS-Israel Berencana berakhir lusa, Selasa (21/4/2026). Iran siap siaga seandainya Pertempuran berlanjut karena tidak ada titik temu.
Panglima Angkatan Darat Iran, Amir Hatami, berjanji untuk terus membela kemerdekaan, integritas teritorial, dan keamanan negara di darat, udara, serta laut.
Hatami mengatakan bahwa angkatan darat, bersama dengan cabang-cabang angkatan bersenjata lainnya, tetap siap untuk menghadapi musuh secara tegas sambil memajukan kemampuan militer.
“Pasukan kita Berencana menghadapi musuh sampai nafas terakhir dengan jari di pelatuk, siap untuk konfrontasi dan untuk berkorban,” kata Hatami dilansir Aljazirah, Ahad (19/4/2026).
Pasukan Iran, kata ia termotivasi oleh semangat pengorbanan dan jihad. Prajurti telahberjanji untuk berkomitmen teguh pada misi mereka.
Selain menyiagakan pasukan, Iran Bahkan mengisi ulang kemampuan rudal dan drone mereka. Menurut seorang komandan militer Iran Pernah terjadi mengisi kembali peluncur rudal dan drone-nya dengan kecepatan lebih tinggi daripada sebelum Pertempuran dimulai.
“Tidak seperti Iran, musuh belum mampu membangun kembali amunisinya selama gencatan senjata,” kata Majid Mousavi, komandan Angkatan Udara Garda Revolusi.
Loading…
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
