Terus Dihujani Rudal Iran, Israel-AS-Negara Teluk Kehabisan Misil Pencegat



Sebuah proyektil melintasi langit di atas kota Nablus, Tepi Barat, 27 Maret 2026.


REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV – Rudal-rudal balasan Iran masih terus menghujani Israel dan negara teluk penampung pangkalan militer AS. Serangan Tanpa henti itu Saat ini Bahkan mulai menggerus habis misil pencegat di berbagai negara.

Sejauh ini, lebih dari 500 rudal balistik Pernah diluncurkan dari Iran ke Israel sejak dimulainya Konflik Bersenjata. Secara keseluruhan, setidaknya 14 rudal yang membawa hulu ledak konvensional dengan ratusan kilogram bahan peledak Pernah menghantam wilayah berpenduduk Israel, menyebabkan kerusakan parah. 


Terdapat Bahkan lebih dari 30 insiden rudal yang membawa hulu ledak bom curah menghantam wilayah berpenduduk, dengan lebih dari 200 Tempat dampak terpisah.

Serangan-serangan itu menghabiskan pencegat Israel sehingga Pada Singkatnya menyetujui rencana untuk secara dramatis mempercepat produksi rudal pencegat Arrow. Times of Israel melansir  Kementerian Lini belakang Israel mengumumkan pada Senin soal perjanjian dengan Israel Aerospace Industries tersebut.

Selain karena menipisnya persediaan, produksi Arrow ini Bahkan agaknya terkait kegagalan berulang sistem Iron Dome dan David’s Sling mengadang rudal Iran. Lini belakang rudal Arrow 3 Israel Di waktu ini merupakan sistem Lini belakang jarak jauh tercanggihnya, yang dimaksudkan untuk mencegat rudal balistik ketika rudal tersebut masih berada di luar atmosfer bumi. 

Pencegahan jauh di atas permukaan ini belakangan krusial karena Iran mulai kerap menggunakan rudal curah yang menyebar sehingga tak bisa ditangani pencegah biasa. Persoalan bagi Israel, biaya pengadaan Arrow 3 tergolong mahal.

Sebiji rudal Arrow 3 diperkirakan memiliki harga 2 juta Sampai sekarang 3 juta Mata Uang Amerika AS dan membutuhkan waktu beberapa bulan untuk diproduksi. Sementara laporan berbagai media menunjukkan bahwa Israel mulai menjatah rudal pencegatnya selama Konflik Bersenjata.

Sampai sekarang awal April 2026 ini, laporan menunjukkan bahwa Iran Pernah meluncurkan sekitar dari 1.000–1.300 rudal dan ribuan drone sejak dimulainya konflik. Sementara Haaretz melansir intelijen Pakistan, negara yang berupaya keras menjembatani gencatan senjata, mengetahui bahwa Iran memiliki sekitar 15.000 rudal balistik dan sekitar 45.000 drone.

 


Loading…



Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version