loading…
Harga minyak Sebelumnya naik lebih dari 45% sejak dimulainya Pertempuran di Iran. FOTO/AP
“Fluktuasi Harga Bahan Bakar Minyak di tingkat konsumen menjadi pendorong utama Ketidakstabilan Ekonomi dalam waktu dekat,” ujar ekonom yang dihimpun Bloomberg, dikutip dari Business Standard, Senin (6/4/2026).
Baca Bahkan: Intelijen AS Heran, Kemampuan Rudal Iran Tetap Utuh Meski Dihantam 11.000 Serangan
Kenaikan CPI ini dipicu harga bensin AS yang melonjak sekitar USD1 per galon akibat gangguan pasokan energi global. Ketidakstabilan Ekonomi inti, yang mengecualikan energi dan pangan, diproyeksikan lebih moderat di 0,3%.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
