Iran Ungkap Ada Negara di Teluk Persia Nanti akan Bantu AS Caplok Pulau Kharg, UEA atau Bahrain?



(Ilustrasi) Kapal tanker Iran ditambatkan di Pulau Kharg, di Teluk Persia, Iran selatan.


REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Juru Bicara Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf lewat akun X-nya mengungkapkan bahwa laporan intelijen mengindikasikan “musuh Iran” Pada Saat ini Bahkan sedang merencanakan invasi sebuah pulau di Iran dengan dukungan dari sebuah negara di kawasan. Ghalibaf mengingatkan, Iran Nanti akan menyerang balik “infrastruktur vital” negara itu Bila invasi nantinya benar terjadi.

“Pasukan Iran memonitor pergerakan musuh, dan Bila mereka mengambil langkah, kami Nanti akan menyerang infrastruktur vital di negara kawasan itu lewat serangan berlanjut dan tanpa lelah,” kata Ghalibaf dalam dua unggahan di X, Rabu (25/3/2026).


Iran pun dilaporkan Memanfaatkan Lini pertahanan di Pulau Kharg dalam beberapa pekan terakhir dengan memasang ranjau serta mengerahkan pasukan tambahan dan sistem Lini pertahanan udara untuk mengantisipasi kemungkinan operasi darat Amerika Serikat (AS). Pulau Kharg Merupakan pulau tempat pusat pengolahan minyak Iran sebelum diekspor ke berbagai negara.

Laporan CNN, Rabu (25/3/2026), yang mengutip sumber intelijen AS, menyebut langkah tersebut mencakup penempatan sistem Lini pertahanan udara portabel serta ranjau anti-personel dan anti-lapis baja di sekitar pulau, termasuk di sepanjang garis pantai yang berpotensi menjadi titik pendaratan pasukan Amerika.

Sumber tersebut Bahkan menyatakan Komando Pusat AS (CENTCOM) terus memantau pulau tersebut untuk mendeteksi perubahan di lapangan, termasuk indikasi pemasangan jebakan.

Media AS melaporkan sekitar 2.000 tentara dari Angkatan Darat Pernah dikerahkan ke kawasan Timur Tengah. Sementara, dua unit Marinir AS dalam perjalanan dan diperkirakan tiba dalam beberapa hari di kawasan Teluk Persia.

Sebelumnya, Jumat (20/3/2026), Axios melaporkan Pemimpin Negara AS Donald Trump mempertimbangkan opsi untuk memaksa Iran membuka kembali Selat Hormuz dengan mengambil alih Pulau Kharg. Kemudian, pada Ahad (22/3/2026), Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan semua opsi tetap terbuka, termasuk kemungkinan pengiriman pasukan ke pulau tersebut.

 


Loading…


sumber : Antara, Sputnik/RIA Novosti


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version