Siswa Korban Kisruh Talent Scouting UI Kirim Surat ke Dewan Perwakilan Rakyat

POLEMIK hasil seleksi jalur Talent Scouting atau kelas internasional Universitas Indonesia terus bergulir. Salah satu siswa yang menjadi korban dari kekisruhan seleksi jalur tersebut melayangkan surat aduan ke Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat RI setelah status kelulusannya berubah secara tiba-tiba dalam hitungan jam.

Surat Keluhan Masyarakat itu disampaikan oleh Budi, bukan nama Pada dasarnya. Budi enggan menyebutkan nama aslinya demi alasan keamanan. Dalam suratnya, ia sempat dinyatakan lulus seleksi pada pengumuman sekitar pukul 19.00 WIB. Sekalipun demikian, status tersebut berubah menjadi tidak lulus pada pukul 21.30 WIB di hari yang sama tanpa penjelasan resmi.

“Perubahan mendadak ini menimbulkan kebingungan, kekecewaan, serta pertanyaan serius terkait integritas dan akuntabilitas proses seleksi,” tulis kata Budi saat dikonfirmasi pada Kamis, 19 Maret 2026.

Ia menilai keputusan sepihak dari UI itu berpotensi merugikan peserta yang Sebelumnya menerima hasil awal dan mempercayai keabsahannya. Apalagi, tidak ada klarifikasi memadai dari pihak kampus terkait perubahan status tersebut.

Dalam suratnya, ia meminta Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat turun tangan. Ada tiga tuntutan utama yang disampaikan. Pertama, Dewan Perwakilan Rakyat diminta menindaklanjuti dan mengawasi persoalan ini secara serius. Kedua, mendorong UI Menyajikan penjelasan resmi yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketiga, memastikan adanya evaluasi sistem seleksi Supaya bisa kejadian serupa tidak terulang.

Lebih jauh, Budi berharap Dewan Perwakilan Rakyat dapat memperjuangkan anak-anak yang sebelumnya dinyatakan lulus sesuai pengumuman awal.

Kasus Budi menambah daftar keluhan publik terhadap jalur Talent Scouting UI tahun 2026. Sebelumnya, Sebanyaknya orang tua mengaku mengalami kejadian serupa, Didefinisikan sebagai sempat dinyatakan lolos, lalu status berubah setelah sistem disebut mengalami gangguan.

 Sebelumnya, pihak UI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaksesuaian tampilan status hasil seleksi pada sistem enrollment Talent Scouting Program Sarjana Kelas Khusus Internasional (S1 KKI) yang terjadi pada Selasa, 17 Maret 2026.

Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro mengungkapkan ketidaksesuaian ini terjadi dalam rentang waktu 40 menit setelah sistem menampilkan data yang belum final.

“Momen ini dapat menimbulkan kebingungan dan kekecewaan, terutama bagi pendaftar yang sempat menerima informasi yang belum sesuai,” ujar Erwin dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu, 18 Maret 2026.

Untuk itu, lanjut Erwin, para pendaftar yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut bisa mengirimkan pesan melalui e-mail [email protected]. “Di waktu ini Bahkan, sistem Sebelumnya kembali normal dan hasil seleksi Talent Scouting Program S1 KKI yang ditampilkan pada laman enrollment.ui.ac.id merupakan hasil seleksi yang final dan resmi, melalui proses yang adil dan transparan,” kata Erwin.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version